Mazda 6 Dan RX Akan Pakai “Paltform” Toyota

Mazda 6 dan RX Akan Pakai “Platform” Toyota ?

Beberapa media di Jepang, baru-baru ini menginformasikan bahwa kerjasamaa antara Mazda dan Toyota akan segera menghasilkan hasil nyata, yaitu dengan dikeluarkannya sebuah mobil dengan merek Mazda. Hasil nyata kolaborasi raksasa otomotif dunia asal Jepang tersebut kabarnya adalah dikeluarkannya mobil Mazda 6 terbaru dan RX-Vision yang bakal memakai platform penggerak roda belakang Toyota.

Mazda 6 Dan RX Akan Pakai “Paltform” Toyota

Berdasarkan kabar yang beredar, arsitektur yang digunakan oleh Mazda 6 dan RX akan sama sekali baru dan bukan hanya sekedar poenyegar atau facelift dan platform itu akan digunakan pula untuk model premium mobil besutan Toyota seperti Lexus IS dan GS. Rumor ini cukup membingungkan publik karena Mazda sendiri jika dipikir-pikir sudah mempunyai platform ideal dengan teknologi SkyActiv yang selama ini sering digembar-gemborkan dan merupakan ciri khas yang selalu disematkan di berbagai semua produk Mazda. Dalam hal ini mungkin platform tersebut akan lebih tepat jika digunakan untuk RX-Vision Concept yang memang masih berada dalam tahap pengembangan.

Kabar lain juga menyebutkan bahwa nantinya bahasa desain Mazda 6, yaitu bahasa KODO, akan lebih premium dibanding dengan sebelum-sebelumnya. Pihak Mazda pun juga menegaskan bahwa dari sisi penggerak, mesin SkyActiv X dengan kompresi yang lebih tinggi bakal mendukung peningkatan performa.

Dalam hal ini Mazda sudah menaikkan level hubungan dengan Toyota yang hasilnya bahwa mereka berdua telah sepakat untuk mendirikan pabrik di Amerika Serikat dan telah berbagi paltform serta model kendaraan komersial di Jepang. Hal ini tentunya merupakan sebuah kabar baik dari dua perusahaan raksasa asal Jepang yang selama ini kerap bersaing secara ketat dalam setiap line-up yang diusungnya.

Yang masih dipertanyakan hingga kini, yaitu jadwal munculnya hasil kolaborasi dua merek ternama tersebut belum terendus hingga kini. Apakah Mazda masih harus menunggu Mazda 6 pensiun pada 2019 ataukah harus menunggu hingga 2025. Keduanya pun hingga kini belum menginformasikan mengenai hal tersebut. Kita tunggu saja nanti !